Perbedaan Avanza Vvti Dan Belum Vvti – Home » Otomotif » Suku Cadang » Perbedaan Fisik Mesin Piston Toyota Avanza VVTi (2006-2015) dan Toyota Avanza Dual VVTi (2016-)
Pada artikel ini, saya hanya membahas perbedaan fisik yang terlihat/umum saja, bukan pembahasan yang lebih spesifik dan teknis.
Perbedaan Avanza Vvti Dan Belum Vvti
Saat membuka kemasan, piston Toyota Avanza G VVTi sudah lengkap dengan pin pistonnya, sedangkan Toyota Grand Avanza Dual VVTi hanya memiliki piston saja, tanpa pin piston.
Komparasi Toyota Calya Vs Avanza, Mana Yang Lebih Value For Money?
Piston Toyota Grand Avanza Dual VVTi terlihat sedikit “cabul” dengan lubang untuk 4 katup, sedangkan Toyota Avanza VVTi hanya terlihat seperti 2 lubang katup Seberapa besar efek piston seperti pada gambar di atas, tanya mekanik berpengalaman.
Piston Toyota Grand Avanza Dual VVTi terlihat lebih pendek dan pada dinding piston terdapat lapisan “molybdenum” (cmiiw) sehingga gesekan antara piston dan dinding silinder menjadi lebih halus, efeknya tentu saja soal efisiensi tenaga. Sedangkan pada piston Toyota Avanza VVTi (gambar kanan) tidak terdapat lapisan tersebut.
Nah itulah sekilas tentang perbedaan fisik antara piston mesin dan piston mesin. Karena seri Toyota Avanza merupakan mobil yang sudah lama hadir di Indonesia, jelas membutuhkan pembaharuan di sektor mesinnya. Nah, Toyota Grand Avanza / Daihatsu Great New Xenia mengalami cukup banyak perubahan komponen mesin. Demikian dan semoga bermanfaat bagi anda. Berbagai jenis mobil penumpang beredar di Indonesia khususnya jenis kendaraan Toyota Avanza, populasinya begitu besar di Indonesia bahkan sampai saat ini PT Toyota Astra Motor memproduksi kendaraan tersebut dengan tampilan yang berbeda bahkan mesin yang berbeda setiap tahunnya, bukan produksi. Tidak dapat disangkal bahwa Toyota Avanza mampu bertahan lebih dari satu dekade sejak tahun pertama produksinya.
Pada tahun pertama, PT Toyota Astra Motor memproduksi Toyota Avanza dengan mesin yang masih menggunakan EFI yaitu injeksi bahan bakar elektrik. Beberapa tahun kemudian, TAM memproduksi Toyota Avanza dengan mesin lain menggunakan VVT-i yaitu variable valve timing with intelligence. Selang beberapa tahun Toyota Avanza melakukan ubahan, teknologi mesin kembali dengan Double VVT-i yang masih digunakan hingga saat ini, tampilan body juga banyak mengalami perubahan dari generasi pertama hingga sekarang yang beredar, mulai dari grille, dari lampu depan ke kaca spion.
Veloz, Top Level All New Avanza
Toyota Avanza dengan mesin EFI memiliki pengaruh yang besar terhadap sistem pengapian, sehingga komponen aftermarket seperti busi harus sering dievaluasi karena penggunaan busi yang salah dapat mengganggu performa mesin saat berkendara, penggantian busi pada kendaraan harus sering dievaluasi , penggantian ini menggunakan jarak tempuh bukan umur saat busi dipasang, dari hitungan jarak tempuh sebaiknya menggunakan busi setiap 20.000 untuk mengganti kendaraan bekas.
Banyaknya busi yang beredar di dunia otomotif seperti busi standar dan busi Racing tergantung dari kebutuhan pemilik kendaraan. Diko, seperti yang dijelaskan oleh technical training NGK “Untuk busi NGK yang digunakan untuk kendaraan harian NGK ada tiga kategori bahan yaitu yang pertama Good = standard nickel, yang kedua Better = G Power Platinum dan yang ketiga Best = Iridium. Perbedaan antara ketiga grade tersebut terdapat pada ujung elektroda tengahnya, mengapa Iridium IX berada pada grade terbaik karena tersusun dari logam mulia Iridium yang memiliki titik leleh tinggi dan daya hantar listrik yang luar biasa. Elektroda tengah busi Iridium dengan diameter 0.6mm mampu menciptakan percikan listrik lebih fokus menghasilkan efek nyala api yang tumbuh cepat sehingga menghasilkan energi ledakan yang lebih tinggi.
Kali ini otomotifme.com telah melakukan review busi NGK iridium yang dicoba dipasang di Toyota Avanza yang masih menggunakan mesin sistem EFI. Saat menghidupkan mesin, terdengar suara mesin yang lebih lembut. Setelah melewati jalan tol mobil dan mencoba mengakselerasi performa hingga kecepatan 60-80 kilometer per jam dengan putaran di atas 3000, Anda merasakan respon performa yang berbeda yaitu traksi lebih ringan, meski kendaraan masih menggunakan Ron 88. bahan bakar. respon performa yang baik Toyota Avanza generasi pertama yang diluncurkan pada akhir tahun 2003 diketahui masih mengikuti electronic fuel injection (non-VVT-i) untuk varian 1.3L-nya. Tiga tahun kemudian, PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan teknologi VVT-i pada Avanza untuk mesin 1,3 L dan 1,5 L.
Namun sayangnya hingga saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan antara VVT-i dan non-VVT-i yang digunakan pada Toyota Avanza.
Review Toyota All New Veloz 2022: Buat Pecinta Avanza Yang Lebih Mapan
VVT-i adalah singkatan dari Variable Valve Timing-Intelligent. Teknologi yang dibangun pada mobil Toyota saat ini mampu secara elektronik dan otomatis menyesuaikan sistem operasi katup masuk bahan bakar (intex).
Hal ini tentu saja berbeda dengan sistem kontrol katup yang tidak menggunakan teknologi VVT-i. Karena tidak otomatis, seringkali terjadi ketidaktepatan dalam membuka dan menutup katup masuk bahan bakar, sehingga bensin yang masuk terbuang sia-sia.
Mobil yang tidak menggunakan teknologi VVT-i juga memiliki performa yang kurang optimal karena suplai bahan bakar yang diterimanya tidak sesuai kebutuhan. Selain itu, mobil non-VVT-i relatif kurang ramah lingkungan.
Fungsi dari teknologi VVT-i sendiri adalah dapat mengatur waktu buka tutup katup intake sehingga dapat diatur mengikuti beban kerja mesin. Penyesuaian katup ini mengandalkan ECU atau unit kontrol elektronik yang akan menyesuaikan kontrolnya dengan putaran mesin, volume udara, suhu cairan pendingin mesin, dan posisi throttle.
Mesin Nr Toyota
Dengan begitu, pasokan bahan bakar dan udara yang diatur oleh katup membuat pembakaran lebih sempurna. Selain itu, gas buang yang dihasilkan juga cenderung lebih bersih dan ramah lingkungan.
Dengan hadirnya sistem Variable Valve Timing-Intelligent (VVT-i), pastinya mobil akan menjadi lebih bertenaga. Di sisi lain, mobil ini juga terasa lebih irit dalam konsumsi bahan bakar.
Mobil dengan teknologi VVT-i dinilai lebih hemat bahan bakar dibanding kendaraan yang tidak menggunakan teknologi ini. Bahkan ketika Anda dapat mengendarainya dengan baik, mesin ini dapat menghemat bahan bakar hingga 30% dibandingkan dengan mesin non-VVT-i.
Perbedaan lain dengan kedua mesin yang sudah menggunakan teknologi VVT-i dan non-VVT-i ini semakin terasa pada torsi yang dihasilkan.
Tertarik Beli Toyota Avanza Generasi Pertama? Ketahui Beberapa Fakta Penting Ini
Kendaraan yang dilengkapi dengan teknologi VVT-i juga dikenal mampu menghasilkan banyak torsi low-end dan dapat mencapai banyak tenaga high-end.
Pengagum industri otomotif sejak kecil yang gemar membersihkan kendaraan di akhir pekan, penulis semakin mencintai dunia otomotif. Akhirnya hobi tersebut membawanya ke dunia kerjanya sebagai penulis hingga saat ini. Teknologi Dual VVT-i yang kini banyak digunakan pada produk Toyota merupakan evolusi dari VVT-i. Lantas apa perbedaan antara teknologi VVT-i dan Dual VVT-i?
Mesin kode 4A-GE dengan konfigurasi 5 silinder merupakan mesin pertama yang menggunakan teknologi Variable Valve Timing (VVT). Teknologi ini telah diterapkan sejak tahun 1991 dan sebagian besar lini produk otomotif Toyota saat itu telah mengadopsinya. Teknologi yang terus berkembang mendorong para insinyur Toyota untuk membuatnya lebih canggih dengan memperkenalkan VVT-i (
Sejak tahun 2003, Toyota telah menggunakan teknologi VVT-i untuk beberapa produknya. Salah satunya adalah Toyota Vios generasi pertama yang mengalami kecanggihan mesin VVT-i dan disusul oleh produk lain seperti Camry (2003), Corolla Altis (2004), Kijang Innova (2004), hingga Yaris di tahun 2006.
Seberapa Besar Beda Keiritan Antara Avanza/xenia Yang Belum Vvti Dengan Yang Sudah Vvti?
) digunakan untuk menghitung waktu buka-tutup valve agar lebih optimal. ECU akan menghitung berdasarkan perintah untuk putaran mesin, volume udara masuk, posisi throttle, dan suhu air radiator.
Jika masih bingung, sistem VVT-i cukup mengoreksi timing katup yang berfungsi sebagai pemasukan bahan bakar dan udara ke dalam silinder. Berkat perhitungan yang presisi oleh ECU, koreksi ini disesuaikan dari pengemudi yaitu pedal gas dan beban mesin. Sehingga mesin dapat menghasilkan tenaga yang optimal di segala kondisi dan berimbas pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit.
Toyota ingin terus mengembangkan teknologi VVT-i dan menyempurnakannya dengan Dual VVT-i. Diperkenalkan pada tahun 2010, Toyota Corolla Altis merupakan mobil pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi mesin Dual VVT-i. Bedanya dengan teknologi VVT-i hanya pada komponen katup
Juga telah dilengkapi dengan pengatur waktu buka katup sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna dan lebih ramah lingkungan serta hemat bahan bakar.
Seperti Apa Mobil Toyota Avanza Menggunakan Busi Ngk Iridium
Mesin Dual VVT-i, saat dihidupkan, menyesuaikan waktu pembukaan katup penuh berdasarkan kondisi suhu mesin. Saat mesin telah mencapai suhu operasi optimal, waktu pembukaan katup akan disesuaikan dengan putaran mesin dan beban sehingga tetap efisien dalam segala kondisi.
Tags: Toyota Toyota Corolla Toyota Indonesia Toyota Toyota Vios Mobil listrik Toyota mengenal teknologi dual VVT-i Teknologi Dual VVT-i pada mobil Teknologi VVT-i Teknologi VVT-i dengan dual VVT-i
