Apa Perbedaan Busi Avanza Vvt-i Dan Non Vvt-i? – Toyota Avanza generasi pertama yang diluncurkan pada akhir 2003 diketahui masih menggunakan teknologi electronic fuel injection (tanpa VVT-i) untuk varian 1.3 liternya. Tiga tahun kemudian, PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan teknologi VVT-i untuk mesin Avanza 1.3 liter dan 1.5 liter.
Namun sayangnya hingga saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan antara VVT-i dan non-VVT-i yang digunakan pada Toyota Avanza.
Apa Perbedaan Busi Avanza Vvt-i Dan Non Vvt-i?
VVT-i adalah singkatan dari Intelligent Variable Valve Timing. Saat ini, teknologi yang ditanamkan pada mobil Toyota mampu mengatur sistem kerja katup masuk (intake) bahan bakar secara elektronik dan otomatis.
Daftar Harga Suku Cadang Avanza Xenia Lama (2003 2011)
Hal ini tentunya berbeda dengan sistem kontrol katup yang tidak menggunakan teknologi VVT-i. Karena tidak otomatis, seringkali terjadi ketidaktepatan dalam membuka dan menutup katup masuk bahan bakar sehingga bensin yang masuk terbuang sia-sia.
Mobil yang tidak menggunakan teknologi VVT-i juga memiliki performa yang kurang maksimal karena tidak mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan. Selain itu, mobil non-VVT-i relatif kurang ramah lingkungan.
Fungsi dari teknologi VVT-i sendiri adalah dapat mengatur waktu buka tutup intake valve sehingga dapat diatur mengikuti beban mesin. Pengaturan katup ini bergantung pada ECU atau unit kontrol elektronik, yang akan menyesuaikan perintahnya dengan putaran mesin, volume udara, suhu cairan pendingin mesin, dan posisi throttle.
Dengan begitu, suplai bahan bakar dan udara yang diatur oleh katup membuat pembakaran menjadi lebih sempurna. Selain itu, gas buang yang dihasilkan juga biasanya lebih bersih dan ramah lingkungan.
Cara Ganti Busi Avanza
Dengan hadirnya sistem Intelligent Variable Valve Timing (VVT-i), pastinya mobil akan semakin bertenaga. Di sisi lain, mobil juga terasa lebih irit bahan bakar.
Mobil dengan teknologi VVT-i dikatakan lebih hemat bahan bakar dibanding kendaraan tanpa teknologi ini. Walaupun dapat dikendarai dengan baik, kemungkinan mesin tersebut dapat menghemat konsumsi bahan bakar hingga 30% dibandingkan dengan mesin non-VVT-i.
Perbedaan lain dari kedua mesin yang sudah menggunakan teknologi VVT-i dan non-VVT-i ini semakin terlihat jika dilihat dari torsi yang dihasilkan.
Kendaraan yang dilengkapi dengan teknologi VVT-i dikenal mampu menghasilkan torsi tinggi pada putaran mesin rendah dan dapat menghasilkan banyak tenaga kuda pada putaran tinggi.
Tabel Angsuran Kredit Mobil Avanza Bekas 2017 Dan Tips Beli Mobilnya
Seorang penggila mobil sejak kecil yang gemar membersihkan kendaraan saat liburan membuat penulis semakin jatuh cinta dengan dunia mobil. Akhirnya hobi tersebut mengantarkannya ke dunia pekerjaannya sebagai penulis hingga saat ini Beberapa jenis mobil penumpang beredar di Indonesia khususnya kendaraan jenis Toyota Avanza yang populasinya banyak di Indonesia, bahkan hingga saat ini PT Toyota Astra Motor masih memproduksi mobil tersebut. kendaraan. dengan tampilan yang berbeda, meski mesinnya berbeda setiap tahunnya, tidak bisa dipungkiri Toyota Avanza mampu bertahan lebih dari satu dekade sejak tahun pertama produksinya.
Di tahun pertamanya, PT Toyota Astra Motor memproduksi Toyota Avanza dengan mesin yang masih menggunakan EFI yaitu injeksi bahan bakar elektrik. Beberapa tahun kemudian, TAM memproduksi Toyota Avanza dengan mesin yang berbeda dengan VVT-i, yaitu Intelligent Variable Valve Timing. Selang beberapa tahun Toyota Avanza mengalami perubahan teknologi mesin dengan Double VVT-i yang masih digunakan hingga saat ini, banyak juga perubahan pada tampilan bodywork sejak generasi pertama hingga sekarang, mulai dari grid, cahaya. di cermin
Toyota Avanza dengan mesin EFI sangat berpengaruh pada sistem pengapian, maka dari itu penggantian komponen seperti busi harus sering diperhatikan, karena penggunaan busi yang kurang baik akan mengganggu pengoperasian mesin selama berkendara, penggantian busi pada kendaraan sering dilakukan dianggap menggunakan mil dalam penggantian ini, bukan usia di mana busi dipasang. Berdasarkan jumlah kilometer untuk mengganti kendaraan bekas, sebaiknya gunakan busi setiap 20.000.
Banyak busi yang beredar di dunia otomotif seperti busi standar dan kompetisi tergantung dari kebutuhan pemilik kendaraan. Diko, seperti yang dijelaskan dalam pelatihan teknis NGK, “Busi NGK yang digunakan pada kendaraan sehari-hari NGK memiliki tiga grade material, yang pertama bagus = Standard Nickel, yang kedua lebih bagus = G Power Platinum dan yang ketiga lebih bagus = Iridium. Bedanya diantara ketiga kategori tersebut memiliki elektroda pusat di ujungnya, sehingga Iridium IX berada pada kategori terbaik karena terbuat dari logam mulia Iridium yang memiliki titik leleh tinggi dan sangat baik Daya hantar listrik rendah Elektroda tengah busi Iridium dengan diameter 0.6mm yang dapat menghasilkan percikan listrik, lebih berorientasi untuk menciptakan efek nyala api yang naik cepat sehingga menghasilkan ledakan energi yang lebih tinggi
Avanza Or Xpander? Detailed Review
Kali ini otomotifme.com melakukan review busi NGK Iridium yang coba dipasang di Toyota Avanza yang masih menggunakan mesin sistem EFI. Pada awal mesin dihidupkan, terdengar suara mesin yang lebih lembut. Setelah melaju di jalan tol, mencoba akselerasi performa hingga 60-80 km/jam di atas 3000 rpm, respon performa berbeda terasa, traksi lebih ringan, meski kendaraan tetap menggunakan bahan bakar Ron 88. respon performa bagus.
