Perbedaan Lcd Slim Dan Tebal – Pengguna laptop dan gadget lainnya sudah tidak asing lagi dengan istilah LCD. Semua operasi yang dilakukan pada komputer dan peralatan tidak lepas dari peran layar LCD, karena semua operasi ditampilkan pada layar LCD.
Namun, tidak semua pengguna laptop mengetahui kategori apa yang termasuk dalam panel LCD laptop: apakah itu LCD atau LED atau LED tipis? Padahal, untuk saat ini, cukup mudah membedakan ketiganya hanya dengan melihatnya secara fisik dari luar.
Perbedaan Lcd Slim Dan Tebal
Pertanyaan umum lainnya tentang LCD adalah “Bisakah LCD menggantikan LED di laptop saya yang rusak?” Atau sebaliknya apakah LED digunakan untuk mengganti LCD yang rusak? Untuk menjawabnya, kita perlu mengetahui layar LCD dan perbedaannya:
Jual Remot Remote Tv Samsung Tabung Slim Flat Lcd Aa59 00399d Slim Fit Tv Dniejr
LCD adalah singkatan dari Liquid Crystal Display. Singkatnya, dapat dibaca dari kata cairan itu sendiri bahwa ada cairan di layar ini. LCD terdiri dari molekul kimia cair yang bila disejajarkan dengan arus listrik, dapat menghasilkan cahaya.
Secara fisik, semakin tebal layar LCD maka semakin panjang bukaan kabelnya, seperti terlihat pada gambar di atas. Selain itu, layar LCD memerlukan penarikan arus yang besar, sehingga layar LCD laptop harus dihubungkan ke unit inverter. Kabel yang ada di kotak merah pada gambar di atas adalah kabel inverter.
Ini salah satu alasan mengapa pada laptop yang masih menggunakan layar LCD rata-rata baterainya tidak bertahan lama, hanya sekitar 1-2 jam saja. Karena layar LCD diketahui mengkonsumsi daya, maka membutuhkan banyak konsumsi daya dari baterai.
Layar LCD telah digunakan sejak produksi pertama laptop hingga sekitar tahun 2008-2009, ketika produsen laptop mulai meninggalkan layar LCD dan beralih ke LED. LED sebenarnya lebih ramah baterai daripada LCD.
Ulasan Tecno Pop 6 Pro: Ponsel Murah Di Android Go
Jika Anda membeli laptop keluaran tahun 2009 ke atas, hampir bisa dipastikan layar yang Anda gunakan bukan lagi LCD, melainkan sudah LED.
LED berasal dari kata Light Emitting Diode yang berarti komponen elektronik kecil (dioda) yang dapat memancarkan cahaya. LED dapat memancarkan cahaya tampak dan cahaya tak terlihat seperti inframerah untuk melihat dalam kegelapan total.
LED adalah generasi layar kedua yang digunakan pada laptop setelah layar LCD. LED memiliki konsumsi daya yang lebih hemat dibandingkan LCD. Inilah mengapa laptop tahun 2009 dan yang lebih lama mulai menghemat baterai.
Secara fisik, tidak ada perbedaan yang signifikan antara LCD dan LED. Keduanya memiliki posisi kasar yang sama, hanya kabel inverter yang tidak lagi ditemukan pada LED, karena LED tidak lagi menggunakan inverter.
Laptop Hp Touchscreen Terbaik Beserta Spesifikasi Yang Mumpuni
Slim LED sebenarnya masih keluarga dari LED, Slim LED ini hanyalah evolusi dari LED versi sebelumnya. Yang membedakan Slim LED dengan versi LED sebelumnya adalah ukuran fisiknya.
Slim LED memiliki faktor bentuk fisik yang jauh lebih tipis daripada LED generasi pertama. Lebarnya kurang dari setengah dari versi LED sebelumnya. LED ini juga lebih hemat dalam konsumsi daya dibanding LED pertama.
LED tipis ini mulai banyak digunakan di komputer notebook pada akhir tahun 2013. Padahal dulu banyak digunakan laptop, tapi rata-rata yang pertama pakai adalah laptop high-end dengan physical form factor. Baru pada akhir 2013 LED yang lebih tipis digunakan di laptop kelas menengah dan lebih murah.
Laptop yang sudah menggunakan LED tipis memiliki baterai yang sangat irit, bahkan rata-rata bisa bertahan hingga 6 jam lebih lama karena LED tipis jauh lebih hemat baterai daripada LED, terutama LCD.
Lenovo Thinkpad T420: Bukan Sekadar Nostalgia
Jadi kembali ke pertanyaan? Jika dilihat dari performa dan faktor bentuk fisiknya maka tidak mungkin menggunakan LCD dengan LED atau sebaliknya karena LCD membutuhkan daya melalui inverter sedangkan LED tidak memiliki inverter.
Ini adalah pertanyaan lain yang sering muncul, yang sepertinya juga tidak mungkin karena hanya secara fisik keduanya memiliki ketebalan yang berbeda. LED memiliki bentuk yang lebih tebal jika dibandingkan dengan LED yang slim, yang artinya LED tersebut kurang cocok jika diletakkan pada casing laptop yang menggunakan LED.
LED yang lebih tipis dan tipis mungkin masih muat di casing laptop yang menggunakan lampu LED, tetapi posisi kabel LED dan LED yang lebih tipis biasanya berbeda, sehingga kabel terpasang pada posisi yang benar. Meski bisa dipasang, ada celah besar antara housing dan lampu LED tipis, yang bisa membuat lampu LED sensitif terhadap guncangan dan benturan.
